Oppo Kembangkan Kamera Smartphone Pop-Up Dua Sisi

Beberapa produsen tampaknya mencoba mengatasi masalah takik/jambul/poni kamera selfie dengan berbagai macam cara. Oppo memiliki desain yang dapat mereka terapkan pada awal tahun ini yang memungkinkan satu modul kamera pop-up untuk mengambil foto baik baik depan maupun belakang, hanya dari satu unit menggunakan metode cermin.

Gambar yang kalian lihat di sini adalah render yang dipesan LetsGoDigital dari Jermaine Smit, juga dikenal sebagai Concept Creator, menggunakan spesifikasi paten dan menunjukkan secara detail bagaimana konsep tersebut akan bekerja. Modul pop-up akan menggunakan cermin yang membelokkan jalur cahaya, mirip dengan desain yang telah dipatenkan Xiaomi tetapi bisa dibilang lebih canggih. Desain Xioami hanya menggunakan satu cermin sedangkan Oppo menggunakan dua yang disusun berbentuk segitiga. Sistem tersebut memantulkan jalur cahaya yang diperlukan untuk mengubah arah yang dapat ditangkap oleh kedua kamera.

Dengan desain ini, praktis hanya unit reflektif yang bergerak naik turun sedangkan kameranya sendiri tetap diam.

“Kamera menghadap ke atas. Sepasang cermin / prisma diposisikan tegak lurus ke kamera dan dapat dimiringkan untuk mengubah arah fotografi. Oppo mempertimbangkan berbagai opsi. Misalnya, Oppo dapat memutuskan untuk menggunakan salah satu dari dua kamera tersebut untuk mengambil foto selfie. Kedua kamera tersebut kemudian digunakan untuk foto biasa.”

Keinginan untuk menemukan cara untuk mengatasi potongan layar karena kamera depan serta “tonjolan kamera” di bagian belakang smartphone tampaknya sangat kuat, karena banyak perusahaan dari Samsung dan Vivo, hingga Xiaomi dan Oppo, semuanya mematenkan cara berbeda dalam mencoba untuk memecahkan masalah tersebut. Kamera pop-up biasanya rapuh dan rentan gagal, namun mengapa desain ini tetap menjadi solusi populer, belum ada kejelasan alasan di balik itu.

Hanya sedikit produsen yang memproduksi perangkat dengan desain kamera pop-up, sebagai indikasi bahwa desain ini sebetulnya memiliki kekurangan. Namun, satu solusi yang memecahkan masalah kamera belakang serta potongan kamera depan secara bersamaan, risikonya lebih sepadan daripada sistem pop-up yang hanya mampu memberikan satu solusi saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *