Chrome OS Kembali Gunakan Desain App Launcher yang Lebih Kecil dan Mirip Bawaan

Sebelum Chromebook menggunakan peluncur aplikasi yang kita kenal saat ini, Peeking Launcher, Chrome OS telah menggunakan peluncur yang lebih kecil dengan desain ikon aplikasi dan kotak telusur diletakkan secara merata di sisi kiri. Sangat mirip dengan tombol Start pada Windows 10, sedangkan peluncur aplikasi pada saat ini biasanya menampilkan ikon aplikasi yang memenuhi layar, di mana opsi ini sudah ditinggalkan oleh Windows pada pengaturannya. Perbandingan yang kontras, tetapi memang itu benar adanya. Dan kali ini, Chrome Story berhasil menemukan sesuatu yang benar-benar luar biasa – contoh peluncur aplikasi baru yang berfungsi namun belum lengkap untuk Chrome OS yang menggabungkan elemen dan desain peluncur lama dan baru menjadi satu, uyeee!!

Productivity experiment: App Launcher

To evaluate an enhanced Launcher experience that aims to improve app workflows by optimizing access to apps, app content, and app actions.

– Chrome OS

Disebut sebagai ‘Eksperimen Produktivitas: Peluncur Aplikasi’ oleh Google, fitur ini dapat diaktifkan di Chrome OS Canary dengan nama yang sama. Tujuannya adalah untuk memungkinkan pengguna mengakses konten dengan cepat seperti aplikasi dan lainnya seperti yang terlihat di atas. Menariknya, ada tombol ‘Flip Page’ di bawah bilah pencarian, tetapi fungsinya tidak lebih dari sekadar menampilkan sekumpulan teks pencarian. Ada juga tombol Assistant. Berdasarkan tata letaknya, sepertinya fitur baru Pencarian berdasarkan Kategori dari Google ini menjadi bagian penting dari layout baru ini. Ada juga lima label ‘Item’ yang tersusun secara horizontal, tidak diragukan lagi, ini pasti untuk kumpulan daftar Recents.

Secara keseluruhan, tata letak pada peluncur lama dan baru akan ditempatkan ke dalam ruang yang lebih ringkas. Sepertinya, ini memang akan menjadi peluncur utama untuk Chromebook, meskipun belum ada informasi hingga detik ini apakah Google akan menjadikannya sebagai hal opsional. Alangkah baiknya jika peluncur baru ini masih dapat mengakomodir kebutuhan pemilik tablet Chrome OS lama dalam mengakses berbagai hal karena lebih optimal untuk sentuhan. Mungkin saja perangkat yang menggunakan Chrome OS dapat bertukar mode dengan mudah antara tampilan lama dan baru, khususnya ketika mendeteksi ada perangkat seperti keyboard yang dipasang atau dilepas. Untuk saat ini, eksperimen peluncur baru berfungsi dengan baik, jadi bisa saja ini merupakan tahap paling awal dari sesuatu yang hebat nantinya.

Memang Peeking Launcher saat ini telah berkembang pesat dari waktu ke waktu, tetapi ketika mode eksperimen Produktivitas diaktifkan, desain baru untuk peluncur aplikasinya auto bikin jatuh cinta. Letak ikon aplikasinya lebih hemat tempat dan terasa seperti tata letak laptop. Ini benar-benar kejutan yang menyenangkan tentang apa yang dilakukan Google dengan Chromebook! Ciao!

Terjemahan bebas dari chromeunboxed

The following two tabs change content below.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *