Ada Apa dengan OPPO di Q1 2022? Ada Perangkat 5G Baru Tentu Saja

OPPO kembali tegaskan bahwa 5G menjadi salah satu strategi yang akan dijalankan pada tahun 2022 ini. OPPO juga menjanjikan kehadiran perangkat 5G yang tidak hanya berupa smartphone, seiring dengan perkembangan jaringan infrastruktur dan ekosistem 5G di Indonesia. Di kuartal pertama tahun lalu, OPPO mulai menujukkan perangkat 5G pertama mereka di Indonesia. Tepat pada bulan Januari 2021, perangkat Reno5 5G resmi meluncur di Indonesia.

“Saat ini tim OPPO memang sedang mempersiapkan beberapa perangkat dengan teknologi terbaru akan diperkenalkan di Indonesia terutama pada tengah tahun pertama. Yang pasti, hampir sebagian besar perangkat tersebut akan berjalan pada jaringan 5G. Kami melihat kesadaran masyarakat terhadap teknologi ini sudah mulai terbangun. Ini terlihat pada permintaan perangkat 5G di tahun 2021, terutama pada Reno5 5G yang kala itu kami tambah jumlah produksinya akibat tingginya permintaan,”

Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia.

Perjalanan perangkat 5G OPPO di Indonesia telah tercatat sejak tahun 2019, dimana OPPO telah menjadi pionir panggilan video pertama kali dengan menggunakan jaringan 5G. Kala itu, OPPO menggunakan perangkat Reno 5G yang merupakan perangkat Reno 10x Zoom yang dilengkapi dengan jaringan 5G. Panggilan video tersebut dapat berjalan lancar yang menghubungkan antara Indonesia dan Australia. Kemudian dilanjutkan dengan memperkenalkan perangkat 5G ready, Find X dan Find X2 Pro di pertengahan 2020. Sementara di 2021, OPPO menggebrak dengan meluncurkan lebih banyak perangkat 5G seperti Reno5 5G, Reno6 5G, Reno6 Pro 5G, Find X3 Pro dan OPPO A74 5G. Memang porsi terbanyak perangkat 5G OPPO pada kelas menengah atas. Namun, seiring persaingan chipset 5G, OPPO yakin kedepannya akan banyak perangkat 5G dengan harga yang lebih terjangkau.

Memang belum banyak informasi mengenai perangkat 5G baru yang akan meluncur di kuartal 1 tahun ini. “Yang pasti, jika tidak ada aral melintang, melihat perkembangan 5G di Indonesia sangat memungkinkan kita akan menaikan porsi perangkat 5G dan 5G berbanding sama besar 50:50,” tutup Aryo.

The following two tabs change content below.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *